Rabu, 27 Agustus 2025. Pembinaan dan pelatihan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dilaksanakan di Aula Kecamatan Getasan dan di halaman Kantor Kecamatan Getasan. Pembinaan SIBAT mengundang dua narasumber yaitu dari PMI Kabupaten Semarang yang diwakili oleh Bapak Sugeng,S.E dan dari Dinas PemadaM Kebakaran Kabupaten Semarang Bapak Slamet Widodo. Dalam pembinaan SIBAT Sugeng,S.E menjelaskan bagaimana kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat (KBBM). KBBM adalah Program pemberdayaan kapasitas masyarakat untuk mengambil tindakan inisiatif dalam mengurangi dampak bencana yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. Program KBBM bersifat partisipatif dan merupakan pendekatan lintas sektoral melalui langkah-langkah mitigasi yang diarahkan pada pengurangan kerentanan fisik, lingkungan, kesehatan dan sosial ekonomi serta sebab – sebab yang tidak terduga lainya. Dengan Program KBBM kita melakukan langkah-langkah pemberdayaan kapasitas masyarakat agar mampu mengurangi tingkat risiko dan dampak bencana yang di timbulkan.
PMI melatih TSR sebagai TIM SIBAT yang diharapkan dapat menggerakkan dan membantu masyarakat dalam meningkatkan kapasitasnya. Dalam pelaksanaannya, yang bisa menjadi tim SIBAT antara lain kader Posyandu/bidan desa/Polindes, program Kesejahteraan Keluarga (PKK), lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), badan Perwakilan Desa (BPD), karang taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur-unsur lain yang ada di masyarakat setempat. •Tim Sibat berfungsi dan berperan sebagai pendamping sekaligus sebagai penggerak, pembimbing, penyuluh dan motivator yang memobilisasi masyarakat dalam kegiatan/upayaupaya kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat bencana di masyarakat.
KITA SEMUA BERTANGGUNGJAWAB ATAS KESELAMATAN MANUSIA
Kita bagian dari masyarakat yg peduli terhadap sesama. “SIBAT”.